Pemanfaatan Energi G'Tumo untuk membunuh virus (bagian 4)
Eksperimen dengan virus Epstein-Barr menghasilkan penemuan sebagai berikut:
Virus Epstein-Barr ternyata tidak bersembunyi terus menerus selama dorman (selama ini informasi kedokteran menganggap demikian), mereka tetap harus beraktivitas pada waktu-waktu tertentu. Pada manusia, ini terjadi terutama pada saat manusia tidur. Pada saat tidur, sel-sel manusia yang rusak diperbaiki atau diganti dengan yang baru, yang berarti virus-virus yang bersembunyi dalam inti sel harus keluar dan pindah agar tidak terjebak didalamnya. Pengerahan energi selama terus menerus selama masa-masa ini mengakibatkan virus-virus tidak dapat keluar dan akhirnya terjebak di dalam sel-sel tersebut dan ikut mati pada saat sel rusak dibuang. Experimen yang dilakukan membutuhkan waktu 5 hari untuk dapat mengisolasi virus sampai habis tanpa sisa.

Write a comment
If you want to add your comment on this post, simply fill out the next form:
* Required fields
You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>.
2 comments
2 years ago
thx, ada yang mau ditanyakan?
2 years and 1 month ago
saya telah ikut lokakarya
No trackbacks
To notify a mention on this post in your blog, enable automated notification (Options > Discussion in WordPress) or specify this trackback url: http://waskitareikippa.com/lang/en-us/blog/pemanfaatan-energi-g%e2%80%99tumo-untuk-membunuh-virus-bagian-4/trackback